"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (QS Muhammad/47 : 7)

16 Juli 2014

Tausiyah Ramadhan #3

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ikhwah maukah kita merenung banyaknya dosa yang kita perbuat? Adakah rasa takut dosa dosa itu tidak diampuni Allah SWT? Dan yang lebih buruk dibalas dengan kejahatan pula? Lalu apa sikap kita?

Dalam Q.S. Az-Zumar:33 Allah tahu bahwa hamba-hambaNya melampui batas terhadap dirinya sendiri dengan berbuat maksiat, tapi Allah melarang kita agar tidak berputus asa dengan Rahmat Allah. Sadarlah bahwa Allah akan mengampuni dosa dosa kita, Allah MahaMengampuni MahaMerahmati, dan RahmatNya mendahului MurkaNya.

Hal ini juga dijelaskan dalam Q.S. Al-An'am:54, yang artinya "Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diri-Nya, (yaitu) barangsiapa berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian dia bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka Dia MahaPengampun, MahaPenyayang."

Dalam Q.S. Al Furqan:70 dijelaskan bahwa bagi kita yang bertaubat, beriman, dan mengerjakan amal shaleh maka kejahatan kita diganti Allah dengan kebajikan.
Al Hasan Al Basri berkata, "Allah mengubah mereka yang sebelumnya beramal (berbuat) buruk menjadi amal shalih, yang sebelumnya syirik menjadi ikhlas, yang sebelumnya zina menjadi menikah, dan yang sebelumnya kafir menjadi muslim."

Lalu bagaimana sikap kita? Telah disebutkan tadi di awal, agar lebih jelas mari kita kembali ke potongan ayat Q.S. Al Furqan:70 yang artinya "Kecuali orang orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih...". Nah, taubat, beriman, dan beramal shalih inilah sikap yang harus kita punya

Ikhwah, dijelaskan juga nih dalam H.R. Ath-Thabrani "Tidak menjadi dosa besar suatu dosa apabila disertai dengan istighfar dan bukan dosa kecil lagi suatu perbuatan dosa yang dilakukan terus menerus.".

Nah Istighfar disini bukan hanya berupa ucapan, namun sedalam mana kita mengkhayati dan memaknainya. Yakni apabila kita dihadapkan dengan dosa, istighfar sebagai tameng untuk tidak melakukan dosa tersebut. Namun apabila terlanjur berdosa maka istighfar sebagai titik balik untuk tidak melakukan dosa tersebut kembali. Tidak meremehkan dosa kecil juga merupakan sikap yang harus kita punya.

Di lain hal kita juga harus memiliki sifat memaafkan dan berlapang dada, ini dijelaskan dalam Q.S. An-Nur:22. Allah saja mengampuni dosa-dosa besar kita, masa kita tidak bisa memaafkan dosa orang lain kepada kita?

Semoga kita menjadi hamba-hambaNya yang senantiasa bertaubat ya, ikhwah.

Sebagai penutup, yuk simak hadis di bawah ini

"Tiada sesuatu yang lebih disukai Allah daripada seorang pemuda yang bertaubat"
(H.R. Ad-Dailimi)

Afwan apabila terdapat kesalahan dalam tausiyah ini.
Wallahu a'lam bish shawabi

Wassalamualaikum Wr. Wb.

#Rohis28 #racer

Tausiyah Ramadhan #2

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ikhwah, hal apa sih yang harus kita lakukan apabila memperoleh nikmat Allah SWT? Bersyukur? Bersyukur yang seperti apa?

Nah mari simak tausiyah berkaitan dengan ayat Al-Quran/Hadits pilihan ini:

Seringkali kita sebagai manusia kufur terhadap nikmat-nikmat yang Allah berikan tiap saat kepada kita. Bahkan hal-hal yang terjadi setiap hari seperti pergantian siang dan malam, terkadang kita terlalu asik dengan kehidupan dunia hingga tidak memperhatikan hikmah dibaliknya.
Dalam QS. Al-Mu'min: 61 Allah menjelaskan bahwa Dia menciptakan malam agar kita beristirahat & siang agar kita dapat beraktivitas mencari karuniaNya. MasyaAllah, sesungguhnya Allah tidak menciptakan sesuatu dengan sia-sia.

Terus, bagaimana caranya kita bersyukur
Dalam pembahasan QS. Luqman: 14 beberapa hari lalu, dijelaskan bahwa kita dapat memenuhi hak Allah dengan mentauhidkanNya dan menjauhi syirik. Bergandengan dengan itu, Allah pun memerintahkan kita untuk bersyukur kepada kedua orangtua kita.
Kenapa? Karena pengorbanan yang mereka lakukan untuk kita selama mengandung, menyapih, dan membesarkan kita sangatlah berat. Maka sebagai bentuk syukur kita kepada mereka, ucapkanlah hal-hal yang baik kepada mereka dengan perkataan yang halus & lembut, serta perlakukan mereka dengan baik, hormati dan muliakan mereka. Berhubungan dengan itu, dlm Q.S. Al-Ahqaf: 15 Allah juga memerintahkan hal yang sama, "Dan kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya..." MasyaAllah, betapa Allah memuliakan kedudukan kedua orangtua kita ya

Ikhwah fillah, yuk tingkatkan syukur kita di bulan penuh rahmat ini, supaya Allah berkenan memasukkan kita ke dalam surgaNya (Aamiin), karena sesungguhnya syukur adalah salah satu sifat penghuni surga  seperti dijelaskan dalam pembahasan Q.S. Az-Zumar: 74. Percayalah, Allah menambah nikmatNya kepada hamba-hambaNya yang bersyukur, dan Allah memperingatkan dengan azab yang pedih untuk hamba-hambaNya yang kufur. Naudzubillah, mudah-mudahan kita termasuk hamba-hambaNya yang bersyukur, aamiin (Q.S. Ibrahim: 7). 

Wallahu a'lam bish-shawabi
#ROHIS28 #Racer 

04 Juli 2014

Tausiyah Ramadhan #1

Assalamualaikum Wr. Wb.
Ikhwah, pernahkah dirimu memikirkan apa sih yang menggerakkan seorang ibu mengasihi anaknya? Apa sih yang menjadikan kita seorang mukmin yang tercerahkan? Apa sih yang membuat manusia dapat bertahan hidup? Yuk, simak potongan ayat berikut ini!

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

"Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaanNya, bahwa Ia menghantarkan angin sebagai pembawa berita yang mengembirakan; dan untuk merasakan kamu sedikit dari rahmatNya, dan supaya kapal-kapal belayar laju dengan perintahNya, dan juga supaya kamu dapat mencari rezeki dari limpah kurniaNya; dan seterusnya supaya kamu bersyukur." (Q.S. Ar-Rum: 46)

Dari ayat tersebut kita tahu bahwa karena Rahmat Allah lah kita dapat hidup dunia. Dan ketahuilah, rahmat Allah di dunia meliputi orang-orang yg beriman & kafir secara sama seperti yg sudah dijelaskan dalam tafsir potongan ayat Q.S. Al-Fatihah: 3 (Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.)

So, bagaimana agar kita mendapat Rahmat Allah? Dalam Q.S. Al-A'raf: 156 dijelaskan bahwa Rahmat Allah ditetapkan untuk orang bertakwa, dan dalam Q.S. At-Taubah: 71 sebagian mereka yang menjadi penolong bagi sebagian yang lain adalah yang diberi Rahmat Allah.

Ingatlah sesungguhnya Allah Mahabijaksana, Ia menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya. Dan janganlah kita menjadi orang-orang yang berputus asa dengan Rahmat Allah, karena sesungguhnya dalam Q.S. Yusuf: 87 dijelaskan bahwa hanyalah orang-orang kafir yang berputus asa dengan Rahmat-Nya.

Yuk teman-teman kita belajar bersama menjadi orang-orang yang bersyukur atas rahmat yang diberikan oleh Allah SWT dan mari mumpung di bulan Ramadhan kita perbanyak ibadah

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)”.

Wallahu a'lam bish-shawabi

Wassalamualaikum Wr. Wb.

#Rohis28 #Racer

02 Maret 2014

Tadarus 28







Jakarta, 5 Mei 2012.

Sehari pasca milad, tetiba galau (tepatnya 'rindu') dengan suasana rutinitas tadarus pagi di SMAN 28 Jakarta. Aktivitas harian yang biasa dilakukan sebelum memulai pelajaran. Maka dengan spontan muncul ide meramaikan hashtag #tadarus di linimasa, sejenak bernostalgia masa indah di SMA. Berikut kicauan dari akun twitter @bangjamilmemulai cerita mengenai #tadarus.

Teruntuk Warga 28, selamat bernostalgia! ^^

1. Yap., Hampir 4 taun ga 'maen' d ruangan itu, hampir 4 taun ga ngrasain suasana itu.. Rindu aktvitas pagi hari di SMA itu, #tadarus
2. Jam 6.30 bel sekolah berbunyi., diawali dengan aktivitas ruhani. Yang Muslim tetap di kelas bersiap #tadarus, & teman-teman Non Muslim beranjak ke Ruang Audio Visual untuk persekutuan doa.
3. Ada kakak kelas yang bilang, aktivitas #tadarus dmulai thn 2004, satu tahun sebelum saya mnjadi siswa disana.
4. #Tadarus dipimpin oleh satu orang, dari  Ruang Humas28, diteruskan pengeras suara yang tersambung ke seluruh ruang kelas.
5. Bang Ojan @FZamahsyarie, pemimpin #tadarus itu adalah ketua OSIS saat itu, dan vokalis tim Marawis28 juga.
6. Sejak saat itu, saya mengenal beliau. Hingga akhirnya  saya bertekad menggantikan beliau kelak, duduk di Ruang Humas 28 untuk memimpin #tadarus
7. Alhamdulillah, Allah menjawab harapan saya. Di tahun kedua, ketika kelas XI, saya berkesempatan untuk memimpin #tadarus bersama Dipta @dip_suarsyaf dan Ubay @forzaubay
8. Sejak saat itu, kami bergantian "nongkrongin" Ruang Humas 28,  memimpin#tadarus
9. Durasi #tadarus biasanya 20-25menit. Baca dengan tartil 1-2 halaman mushaf, atau kadang baca beberapa ayat saja, lalu ditambah dengan pembahasan tafsir ayat oleh Pak Suhartoyo
10. Setelah #tadarus, kami brdoa bersama, memohon kemudahan kepada Allah atas ilmu yang akan kami pelajari di sekolah.
11. Aktivitas #tadarus itu, berjalan setiap hari Senin hingga Jumat. Setiap pagi, Senin-Jumat SMA 28 melantunkan ayat suci alQuran
12. Tidak hanya murid, #tadarus ini serentak diikuti juga oleh para guru dan karyawan sekolah.
13. Ketika saya #tadarus di Ruang Humas 28, para petugas kebersihan sekolah pun, duduk disana, untuk #tadarus bersama.
14. Alhamdulillah, aktivitas #tadarus tersebut masih berjalan hingga kami lulus tahun 2008, dan smoga akan terus berjalan seterusnya, dari generasi ke generasi. 
15. #Tadarus bersama, merupakan cara efektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kita dalam berinteraksi dengan AlQuran.
16. Dengan #tadarus bersama, kita jadi mengetahui letak kekurangan bacaan Quran kita, letak kesalahan-kesalahnnya, untuk kemudian diperbaiki bersama.
17. #Tadarus bersama: upaya meningkatkan motivasi kita untuk senantiasa terus belajar, mengajar, dan mengamalkan Quran.
18. Itu yang saya rasakan. Setidaknya ketika SMA, dalam satu hari kita tidak lupa berinteraksi dengan alQuran: minimal 20 menit mmbaca Quran saat #tadarus
19. Ketika lulus SMA, saya merasakan sebuah kehilangan sebuah aktivitas rutin yang biasa dilakukan secara berjama'ah, #tadarus bersama.
20. Ada perbedaan tersendiri ketika kita tilawah sendirian, dengan #tadarusbersama.
21. Tilawah sendiri, kita bisa saja merasa bacaan kita enak didengar, dan sudah sesuai dengan kaidah-kaidahnya. Padahal belum tentu seperti itu, berbeda dengan#tadarus bersama.
22. Dengannya, kita bisa mengukur kualitas bacaan kita, untuk senantiasa terus ditingkatkan.
23. Evaluasi #tadarus di 28 menurut saya, regenerasi pemimpin #tadarus yang kurang kami jalankan dengan baik.
24. Mungkin  bisa menjalankan bimbingan tahsin, untuk lahirkan pemimpin #tadarus dan juga imam-imam yang berkualitas kedepannya.
25. Sekian curhat GKT (Galau Karena Tadarus) saya. Semoga nostalgia #tadarus28 ini bisa mengingat kembali masa-masa indah di SMA bersama alQuran.


 * * *


Setelah berkicau beberapa poin mengenai #tadarus, banyak respon yang masuk di tab Mention. Termasuk tanggapan dari salah satu partner saya dalam memimpin tadarus pagi di 28. Beliau adalah ketua Rohis SMAN 28 di masanya. Sempat kuliah di ITB satu tahun, sebelum akhirnya kembali hijrah ke cita-cita awalnya untuk menekuni dunia kedokteran. Perkenalkan, Pradipta Suarsyaf @dip_suarsyaf

wah...rindu juga saia miL... :) RT Alhmdulillah, Allah mnjwb harapan sy. Di tahun kedua, ktika kelas XI, brkesempatan utk pimpin #tadarus...
ikut ikut mba.. :) nostalgia.. RT : Numpang RT-in twit ya.. pengen nostalgia jaman SMA.. kangen #tadarus pagi di 28 :')

Dipta
1. Cerita ini nyata dan apa adanya.. Sebuah rutinitas surgawi b'jamaah bernama #tadarus di SMA 28 Jakarta :) cc : 
2. #Tadarus pagi di SMA 28, sedikit banyak berdampak besar bagi semua siswa.. :)
3. Rindu rasanya mendengar lantunanummul qur'an dari Pak Suhartoyo.. dan juga Bu Mas'amah di awal #tadarus di SMA28
4. Selanjutnya silih berganti kala itu  dan saya duduk di 'kursi keramat' Ruang Humas SMA28 :) untuk pimpin #tadarus ...
5. Rasanya tenang dan nyaman...seisi SMA28 hikmat sejenak melantunkan ayat suci al-Qur'an :) tak ada yg se-hikmat ini, hanya di #tadarus SMA28
6. Jujur saya banyak belajar dari dan  untuk alunan (naghom) bacaan Al-Qur'an :) ya dari #tadarus SMA28 ini.. indahnya ^^
7. Coba bayangkan betapa diberkahinya SMA28 disetiap paginya diiringi #tadarusnan indah yg dilantunkan setiap siswanya :) implikasinya ?
8. #Tadarus Qur'an diawal belajar = doa sukses belajar = outstanding student = SMA28 tak henti melahirkan pemahat sejarah emas di Indonesia :)
9. Cobalah tanya sesepuh yg pernah duduk di 'kursi keramat' itu! Apa rasanya sih duduk disana? pimpin #tadarus ...ingat rasa tak pernah bohong.
10. @bangjamil  & smua yg pernah :) "awalny tegang.krn yg dipimpin 1 sekolah!" tapi selanjutnya tenang krn nikmatnya #tadarus bersama"
11. Buktinya walau sudah 4 tahun melewati masa di SMA28 kami masih bisa merasakan nikmatnya #tadarus bersama itu.. sungguh saya rindu masa2...
12. Rutinitas yang membuat hati 'keruh' 'berkarat'...cuma satu obatnya #tadarus:) & betapa indahnya kala kita bisa jama'ah #tadarus Qur'an :)
13. Maka kucuran nikmat tak hentinya menerpa SMA28 bukan? berkah #tadarus : SMA28 Juara di berbagai bidang nasional & internasional :)
14. Smoga kita alumni SMA28 wabil khsus  bisa terus menjaga 'budaya' yang sudah baik di SMA28 ini :) lestarikn #tadarus SMA28 ^_^

* * *

Terakhir, dari senior #Tadarus 28, angkatan 2006. Bersama Bang Ahong,Bang Ojan memprakarsai Marawis 28, dan beliau bertindak sebagaivokalis. Beliau pun pernah memegang amanah sebagai Ketua OSIS SMA 28. Ya, inilah cerita #tadarus 28 dari bang Ojan @FZamahsyarie

Bang Ojan
1. SMA 28 Jakarta punya kebiasaan#tadarus 15 menit sebelum pelajaran dimulai untuk yg Muslim setiap hari.Yang Non Muslim ada kebaktian & doa.
2. Walaupun bukan sekolah berlabel agama, tapi suasana religius sangat terasa di SMA 28 dengan kebiasaan #tadarus dan kebaktian setiap pagi.
3. Tradisi #tadarus di 28 dimulai sejak Ramadhan tahun 2005. Waktu itu ada kewajiban di tiap kelas untuk #tadarus tapi masing-masing.
4. Walaupun di kelas semua melakukan#tadarus masing-masing, tapi di kelas 3 IPA 2 #tadarus ada yang memimpin. Sehingga bacaannya seragam.
5. Atas izin Allah saya dipercaya untuk memimpin #tadarus di kelas 3 IPA 2. Untuk menyamakan tempo dan memperbaiki bacaan yang kurang tepat.
6. Kebiasaan #tadarus yg dipimpin di 3 IPA 2 sehingga terdengar harmonis dan enak didengar membuat Pak Suhartoyo punya inisiatif....
7.....untuk membuat #tadarus diseragamkan satu sekolah dengan memanfaatkan radio sekolah yg suaranya bisa didengar di tiap kelas.
8. Saya kembali dipercaya untuk memimpin #tadarus untuk satu sekolah lewat jaringan radio sekolah di 15 menit awal sekolah setiap pagi.
9. Rasanya agak deg-degan juga di awal karena harus pimpin #tadarus untuk satu sekolah. Dengan menerapkan cara guru ngaji saya ngajar,
10. saya coba terapkan untuk mempimpin teman-teman #tadarus . Karena kami biasa belajar ngaji dengan dipimpin dan diikuti bersama-sama.
11. Saya yakin banyak anak-anak Rohis waktu itu yang punya kemampuan#tadarus yang baik. Tapi yang susah untuk #tadarus bareng adalah tempo.
12. Seorang yang memimpin #tadarus untuk kurang lebih 800 siswa dan guru harus bisa mengatur tempo bacaan dengan tepat..
13. Karena kalo tempo terlalu cepat,kasihan yang bacaan #tadarus nya belum lancar.Kalo terlalu lambat akan membosankan untuk yang sudah lancar.
14. Salah satu cara bagi pemimpin untuk membuat #tadarus lebih enak adalah dengan memberikan suara yang nyaman di kuping. Bukan enak..
15. Banyak suara merdu yang kurang nyaman di kuping karena terlalu keras. Makanya untuk memimpin #tadarus harus pinter-pinter atur suara juga.
16. Kebiasaan #tadarus tadi alhamdulillah ga cuma di Ramadhan aja tapi juga berlanjut sampe bulan-bulan setelah Ramadhan.
17. Sampe di tiap pagi sebelum UN pun #tadarus pagi tetap dilakukan. Dan efeknya subhanallah keberkahan rasanya ada di lingkungan sekolah.
18. Saya setuju dengan @dip_suarsyaf kalo prestasi-prestasi SMA 28 saat ini adalah salah satu buah dari keberkahan kebiasaan #tadarus
19. Semoga kebiasaan #tadarus di SMA 28 bisa terus dijalankan sehingga sekolah kita tercinta bisa selalu dilimpahi keberkahan. Sekian.


Jakarta, 5-7 Mei 2012

*Feel free to share it!
Semoga tumbuh kerinduan yang sama akan aktivitas tadarus berma'ah nan berpahala..
Semoga menginspirasi siapapun 'tuk melakukan aktivitas serupa dimanapun Anda berada..


sumber:
Arsip Tweet @bangjamil
Arsip Tweet @dip_suarsyaf
Arsip Tweet @FZamahsyarie


* * *

Kumpulan tweet #tadarus ini bersamaan dengan masa-masa aktif penulis di sebuah kepanitiaan orientasi mahasiswa IT Telkom, PDKT 2012. Sekaligus saat-saat sebelum sebuah tragedi kocak terjadi.

Kemudian dikumpulkan dan ditulis ulang untuk kemudian dipersembahkan kepada rekan-rekan DuaLapan yang belum sempat membacanya. Juga untuk memberi inspirasi bagi siapapun yang membacanya.

Terimakasih saya ucapkan kepada Bang Ojan dan Dipta yang sudah berkenan berbagi cerita nostalgia mengenai aktivitas tadarus pagi di SMA 28 tercinta. Semoga aktivitas yang penuh kebaikan ini terus berjalan dari genarasi ke generasi.


29 November 2013

Doa

2:186

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (al-Baqarah 2:186).

Assalamu alaikum wr.wb

Berdoa sepertinya adalah hal yang sepele bagi banyak orang. Bahkan saking sepelenya banyak yang tidak sadar bahwa mereka jarang sekali, atau hampir tidak pernah, benar-benar berdoa. Banyak yang mengartikan doa sebagai sekedar ungkapan "Duh semoga aja gua ga remed..." atau "Yaudah semoga kita ketemu di sekolah yang sama ya!". Pernyataan-pernyataan seperti tadi baru dibilang baru sekedar 'harapan' dan belum pantas untuk disebut doa. Banyak juga yang berdoa hanya dengan ungkapan kata-kata bahasa arab yang ia sendiri tidak tahu artinya. Kita perlu mengungkapkan atau memformulasikan kata-kata dalam doa kita dengan sungguh-sungguh. Doa seharusnya menjadi permohonan orang beriman kepada Tuhannya yang diungkapkan dari hatinya, dengan bahasanya sendiri.

Untuk apa kita berdoa

Manusia adalah makhluk yang fakir dan tidak memiliki apa pun. Bahkan hidup kita, daya dan kekuatan kita juga merupakan karunia dari Allah. Maka dari itu sebenarnya manusia membutuhkan Allah setiap saat. Alangkah sombongnya manusia bila sudah begitu banyak mendapat karunia masih tidak ingin berdoa, dan bahkan lebih parah lagi banyak manusia berpikir bisa mewujudkan keinginannya dengan 'usahanya sendiri'.

Maka setelah kita tahu bahwa tujuan dari doa adalah agar dipenuhinya kebutuhan kita dan untuk meminta pada Rabb kita permohonan kita, namun kita pasti terusik dengan pertanyaan "Untuk apa kita menyatakan doa kita? Mengapa tidak cukup menanamkan keinginan kita di dalam hati? Bukankah Allah tahu segala isi hati kita?".

Jalaludin Rumi pernah menjelaskan mengenai mengapa kita perlu memformulasikan doa kita melalui puisinya pada buku kumpulan puisinya yang berjudul Matsnawi. Singkat cerita ketika itu seorang Raja bertanya pada Allah dalam doanya mengapa ia harus berdoa sedang Allah Maha Mengetahui segala isi hati. Maka didapatlah jawaban:
"Bukanlah Aku tidak mengetahui apa isi hatimu, namun bukan berarti Aku tidak ingin kau sendiri yang menceritakan langsung padaKu..."
Dari ilustrasi tadi kita bisa mendapat jawabannya, yaitu Allah ingin kita membina hubungan secara personal dengan-Nya. Maka ini adalah salah satu tujuan lain dari berdoa dilihat dari sisi pandang subjek. Doa adalah curahan hajat kita yang ingin kita sampaikan pada Rabb kita. Kita boleh berharap doa kita dikabulkan, namun kita tidak boleh memaksa Allah untuk mengabulkan doa kita karena Allah lebih tau mana yang terbaik buat kita.

40:60
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (al-Ghafir 40:60)


Memformulasikan Doa

Dalam melakukan doa, kita berhadapan dengan Rabb kita Allah SWT. Tentu saja karena kita menghadap Rabb kita maka perlu ada adab dan sopan santun. Selain adab dan sopan santun, kita juga perlu merangkai kalimat doa kita agar tetap berwibawa (tidak seperti cara pengemis meminta) sekaligus merendah. Meski doa seharusnya datang dari hati, bukan berarti kita bisa asal ceplos dalam berdoa, misalkan: "Ya Rabb, tolongin aku dong, lagi sakit gigi nih. Tolong dong ya sakitnya diilangin, kan Engkau Mahakuasa tuh, pasti bisa dong ilangin sakit aja.". Oleh karena itu, ada beberapa unsur doa yang sebaiknya disampaikan dalam setiap doa kita, agar lebih indah dan sempurna

1. Taubat
Dalam setiap doa, sangat lah baik untuk selalu meminta maaf atas segala kesalahan kita, baik yang kita sadari mau pun tidak. Dengan selalu menyisipkan kalimat taubat Insya Allah kita akan selalu terhindar dari dosa yang bertumpuk, karena kita tahu bahwa sesungguhnya manusia tak luput dari kesalahan, terutama kesalahan yang tidak disadari.

2. Resolusi
Setelah kita bertaubat, kita harus mempunyai resolusi bahwa kita tidak akan mengulangi kesalahan kita. Berdoa agar menjadi lebih baik dan lebih bersemangat dalam beribadah juga baik untuk dijadikan resolusi dalam doa kita

3. Syukur
Sebagai seorang hamba yang telah diberikan banyak karunia, sudah sepatutnya kita bersyukur. Telah begitu banyak rezeki dan nikmat yang telah Allah berikan pada kita, baik yang kita menyadarinya mau pun tidak. Lagi pula tidak mungkin seseorang dapat berdoa jika tidak memiliki rasa syukur, karena orang yang tidak bersyukur tidak akan terlalu peduli dengan apa yang Tuhan berikan dan pula tidak akan meminta pada Tuhan

4. Permintaan
Inilah bagian inti dari doa, yaitu menyampaikan hajat dan permohonan kita pada Allah SWT. Dalam menyampaikan permintaan tentu perlu ada rasa pengharapan. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, sebaiknya pula dengan wibawa, namun bukan berarti dengan tinggi hati. Meski kita berharap akan dikabulkannya doa kita, jangan sampai kita terbesit pemikiran bahwa 'Allah pasti mengabulkan', karena bagaimana pun Allah berhak sepenuhnya untuk mengambulkan doa kita atau tidak.

5. Puji-pujian
Sudah sepantasnya bagi orang yang meminta untuk memberikan puji-pujian kepada yang diminta. Puji-pujian yang terbaik adalah dengan memuji Allah menggunakan Asma-Nya pula, yang merupakan nama-nama yang indah. Seperti yang biasa diajarkan kita bisa menggunakan nama Allah sebagai perantara dalam doa kita sesuai dengan hajat dan kebutuhan kita

berikut itu adalah hal-hal yang harus kita libatkan dalam doa kita, semoga dengan ini doa kita menjadi lebih baik dan indah, serta semoga Allah menjadi lebih sudi untuk mengabulkan doa kita. Dengan segala pengahrapan dan kepasrahan pada-Nya.

Wassalamu alaikum wr.wb

Walhamdulillahi Robbil Alamin



Admin #5
Div. Umat, Dept. Syiar
Rohis SMAN 28 Jakarta

Search